Aku menyibak cahayamu dari celah-celah cermin
Membelai halus setiap helai yang terurai lepas dari jiwamu
Lalu kusisipkan sebuah arti yang terlahir dari tetesan embun bersama rajutan asmara
Agar menjagamu dari kesunyian hidup ini
Disana sang cakrawala tersenyum lembut untuk jiwa-jiwa yang beku
Menghangatkan setiap langkah yg telah tertempuh oleh sang waktu, terjamah oleh masa yang telah menghianati mimpi-mimpi
Terayun di atas ranting pepohonan yang sedang menari-nari dibuai angin malam
Membiarkan daun-daunya gugur pasrah di atas tanah
Liar gerakannya menyebar kesetiap sudut gelap gulita diantara akar yang kekar berbaring disana
Untukmu jiwa-jiwa yang sunyi, kepadamu aku sabdakan sebuah rasa yang akan senantiasa menemani setiap
kesunyianmu
Akan kubisikkan kata-kata indah berhias dengan kilauan kasih didalam jiwa untuk jiwa...
Ini adalah bahasa hati yang tercipta dari sebuah pena kehidupan
Ini adalah salam rindu yang tercipta dari kepingan-kepingan masa
Dan ini adalah sebuah ketulusan yang tercipta untuk jiwa yang terkasihi
Untukmu jiwa terkasih kuikrarkan senyum terindah ini dengan beribu bahasa dan berjuta makna....




0 komentar to “puisi tak berjudul”